Kamis, Agustus 27, 2026

Wakili Kajari Gowa, Kasi Intel Hadiri Maudu’ Adaka Ri Gowa di Balla Lompoa

Gowa — Matatajamjurnalis.Com ||  Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Gowa, Andi Ardiaman, S.H., M.H., mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa Bambang Dwi Murcolono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau Maudu’ Adaka Ri Gowa, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, tersebut diselenggarakan oleh Srikandi Balira bersama Lembaga Adat Kerajaan Gowa. Kehadiran jajaran Kejari Gowa menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pelestarian adat serta budaya Gowa.

Maudu’ Adaka Ri Gowa tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Nilai kejujuran, amanah, keadilan, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama dinilai memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang tertib serta menjunjung tinggi hukum.

Mewakili Kajari Gowa, Andi Ardiaman menyampaikan bahwa penegakan hukum tidak semata-mata dilakukan melalui tindakan represif setelah terjadi pelanggaran.

Menurutnya, pencegahan melalui edukasi, pembinaan, keteladanan serta penguatan moral masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran hukum.

“Nilai kejujuran, amanah dan keadilan Rasulullah menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sadar dan taat hukum,” ujar Andi Ardiaman.

Selain nilai keagamaan, ia juga menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya Gowa sebagai warisan yang memiliki nilai historis dan sosial bagi generasi mendatang.

“Adat dan budaya merupakan warisan yang harus kita jaga bersama. Di dalamnya terdapat nilai penghormatan, tanggung jawab, persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan dengan mengedepankan aturan serta mekanisme hukum yang berlaku.

“Mari menjaga Gowa dengan semangat persaudaraan, menjunjung tinggi adat dan budaya serta meningkatkan kesadaran hukum. Membangun daerah yang aman dan damai membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” pesan Andi Ardiaman.

Kehadiran Kejari Gowa dalam peringatan Maudu’ Adaka Ri Gowa sekaligus memperlihatkan pentingnya membangun komunikasi antara aparat penegak hukum dengan lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat luas.

Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara agama, adat, budaya dan kesadaran hukum, sehingga nilai-nilai luhur masyarakat Gowa tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Redaksi : MTJ

Editor : Afghan

Sumber: Kejari Gowa

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments